Rabu, 29 Mei 2013

Dampak Perceraian Orangtua Terhadap Psikologis Anak

Psikologi anak-anak korban perceraian

Memang ada pandangan psikologi mutakhir yang menyatakan orang bisa hidup lebih bahagia setelah bercerai. Bahwa perceraian bukan akhir kehidupan suami istri. Namun, orangtua yang bercerai harus tetap memikirkan bagaimana membantu anak mengatasi penderitaan akibat ayah Ibunya berpisah.
Dari waktu ke waktu, kasus perceraian tampaknya terus meningkat. Maraknya tayangan infotainment di televisi yang menyiarkan parade Artis Dan public figure yang mengakhiri perkawinan mereka melalui meja Pengadilan, seakan mengesahkan bahwa perceraian merupakan tren. Sepertinya kesakralan Dan makna perkawinan sudah tidak lagi berarti. Pasangan yang akan bercerai sibuk mencari pembenaran akan keputusan mereka untuk berpisah. Mereka tidak lagi mempertimbangkan bahwa ada Yang bakal sangat menderita dengan keputusan tersebut, yaitu anak-anak.
Namun, fenomena perceraian marak terjadi bukan hanya di kalangan artis atau public jIgure saja. Di dalam keluarga sederhana, bahkan di dalam Lingkungan pendidik, lingkungan yang tampak religius, perceraian juga Banyak terjadi.

Salah satunya terjadi pada Pak Edy (bukan nama sesungguhnya) ,
Sambil bertanya, sekilas ia menjelaskan kesulitannya mengasuh anak satu-satunya yang berusia empat tahun. Doni, nama anak itu, menjadi sangat nakal dan tidak mau ditinggal bekerja oleh ayahnya. Di akhir Cerita, Pak Edy baru mengaku bahwa ia telah berpisah dengan istrinya karena ketidakcocokan.
Pada kisah lainnya, Ayu, bocah berumur delapan tahun, mengalami perubahan sangat memprihatinkan setelah orangtuanya bercerai. Ayu enggan berangkat ke sekolah. Sebab, di lingkungan dia belajar itu banyak temannya yang bertanya-tanya tentang kasus perceraian orangtuanya.

Ayu menjadi malu, merasa dirinya sangat buruk karena memiliki orangtua yang bercerai. Dalam hati Ayu juga merasa marah kepada ayah dan ibunya kenapa mereka sering bertengkar dan saling marah. Akibatnya, sulit baginya mengharapkan bisa bepergian sekeluarga ke mal atau keluar kota untuk berlibur, seperti yang dialami teman-temannya.

Sejak perceraian itu semangat belajar Ayu menurun drastis, Sehingga nilai rapornya pun merosot. Anak yang tadinya gembira dan ceria itu berubah diam, pasif, dan murung, dengan badan yang juga semakin kurus.
Reaksi Berbeda
Seperti yang terjadi pada Doni Dan Ayu, perceraian selalu saja merupakan rentetan goncangan-goncangan yang menggoreskan luka batin yang dalam bagi mereka yang terlibat, terutama anak-anak.
Sekalipun perceraian tersebut dapat diselesaikan dengan baik dan damai Oleh orangtuanya, namun tetap saja menimbulkan masalah bagi anak-anak mereka.

Reaksi anak berbeda-beda terhadap perceraian orangtuanya. Semua tergantung pada umur, intensitas serta lamanya konflik yang berlangsung sebelum terjadi perceraian.
Setiap anak menanggung penderitaan dan kesusahan dengan kadar yang berbeda-beda. Anak-anak yang orangtuanya bercerai, terutama yang sudah berusia sekolah atau remaja biasanya merasa ikut bersalah dan bertanggung jawab atas kejadian itu. Mereka juga merasa khawatir terhadap akibat buruk yang akan menimpa mereka.

Bagi anak-anak, perceraian merupakan kehancuran keluarga yang akan mengacaukan kehidupan mereka. Paling tidak perceraian tersebut menyebabkan munculnya rasa cemas terhadap kehidupannya di masa kini dan di masa depan. Anak-anak yang ayah-ibunya bercerai sangat menderita, dan mungkin lebih menderita daripada orangtuanya sendiri.
Akibat Emosional
Dalam suatu perceraian, orangtua mencurahkan seluruh waktu dan uangnya untuk saling bertikai mengenai harta, tunjangan uang yang akan diberikan suami setelah bercerai, hak pemeliharaan anak, dan hak-hak lain.
Sementara itu, mereka hanya mencurahkan sedikit waktu atau usaha untuk mengurangi akibat emosional yang menimpa anak-anaknya. Pengacara yang terlibat dalam perceraian tersebut, sesuai tugasnya memang hanya memfokuskan diri pada masalah hukum saja. Biasanya mereka kurang memperhatikan akibat emosional pada diri anak-anak yang jadi Korban dalam peristiwa perceraian tersebut.
Mereka umumnya kurang ikut memikirkan bagaimana memberikan konseling Kepada kliennya, dalam hal ini orangtua yang mau bercerai, tentang cara-cara terbaik dalam membantu anak-anak mengatasi dan menyesuaikan diri dengan situasi yang ada.
Walaupun orangtua telah berusaha menyelesaikan perceraian dengan hati-hati dan damai, tidak Ada cara yang dapat mereka lakukan untuk menghindari akibat negatif terhadap anak-anak. Oleh karena itu, menjadi penting bagi orangtua yang dalam proses Perceraian untuk sebaik mungkin mengambil usaha-usaha khusus untuk Meminimalkan penderitaan dan kesusahan anak-anaknya. Ini membutuhkan perhatian dan usaha aktif dari pihak orangtua.
Sampai Dua Tahun.
Umumnya anak-anak yang orangtuanya bercerai dilanda perasaan-perasaan kehilangan (hilangnya satu anggota keluarga: ayah atau ibunya), gagal, kurang percaya diri, kecewa, marah, dan benci yang amat sangat.
Richard Bugeiski Dan Anthony M. Graziano (1980) menyatakan bahwa dua tahun pertama setelah terjadinya perceraian merupakan masa-masa yang amat sulit bagi anak-anak. Mereka biasanya kehilangan minat untuk pergi dan mengerjakan tugas-tugas sekolah, bersikap bermusuhan, agresif depresi, dan dalam beberapa kasus Ada yang bunuh diri.
Anak-anak yang orangtuanya bercerai menampakkan beberapa gejala fisik dan stres akibat perceraian tersebut seperti insomnia (sulit tidur), kehilangan nafsu makan, dan beberapa penyakit kulit.
Riset menunjukkan, setelah kira-kira dua tahun mengalami masa sulit dengan perceraian orangtuanya, sampailah anak-anak tersebut ke masa keseimbangan atau masa equilibrium. Di masa itu, kesusahan dan penderitaan akut yang mereka alami sejak terjadinya perceraian mulai berkurang.

Anak-anak telah belajar menyesuaikan diri dan melanjutkan kehidupan mereka. Namun, perceraian orangtua tetap menorehkan luka batin yang menyakitkan bagi mereka. Selain beberapa dampak di atas, dalam beberapa kasus terjadi anak yang orangtuanya bercerai, pada saat dewasa, menjadi takut untuk menikah.
Dia khawatir perkawinannya nanti akan mengalami nasib yang sama seperti orangtuanya.
Kasus yang lain, anak yang orangtuanya bercerai, pada saat dewasa jadi membenci laki-laki atau perempuan karena menganggapnya sama dengan ayah atau ibunya yang telah menghancurkan keluarganya.
Yang Perlu Dilakukan.
Sangat sulit menemukan cara agar anak-anak merasa terbantu dalam menghadapi masa-masa sulit karena perceraian orangtuanya. Sekalipun ayah atau ibu berusaha memberikan yang terbaik yang mereka bisa, segala yang baik tersebut tetap tidak dapat menghilangkan kegundahan hati anak-anaknya.
Beberapa psikolog menyatakan bahwa bantuan yang paling penting yang dapat diberikan oleh orangtua yang bercerai adalah mencoba menenteramkan hati dan meyakinkan anak-anak bahwa mereka tidak bersalah. Yakinkan bahwa mereka tidak perlu merasa harus ikut bertanggung jawab atas perceraian orangtuanya.
Hal lain yang perlu dilakukan oleh orangtua yang akan bercerai adalah membantu anak-anak untuk menyesuaikan diri dengan tetap menjalankan kegiatan-kegiatan rutin di rumah. Jangan memaksa anak-anak untuk memihak salah satu pihak yang sedang cekcok serta jangan sekali-sekali melibatkan mereka dalam proses perceraian tersebut.
Hal lain yang dapat membantu anak-anak adalah mencarikan orang dewasa lain seperti tante atau paman, yang untuk sementara dapat mengisi kekosongan hati mereka setelah ditinggal ayah atau ibunya. Maksudnya, supaya anak-anak merasa mendapatkan topangan yang memperkuat mereka dalam mencari figur pengganti ayah ibu yang tidak lagi hadir seperti
ketika belum ada perceraian.

Oleh: M.M. Nilam Widyarini, MSi, Dosen Psikologi

Sabtu, 25 Mei 2013

Cara menghubungkan twitter ke facebook

Twitter dan facebook merupakan jejaring sosial yang sangat diminati para masyarakat, bagaimana kalau keduanya saling berhubungan? Tentunya cara menghubungkan twitter ke facebook sangat menarik dan perlu anda terapkan. Tidak ketinggalan para Netter, blogger pun begitu antusias dalam memanfaatkan kedua situs jejaring ini, terbukti dengan banyaknya gadget Facebook dan widget twitter nongkrong di setiap blogspot para blogger.


Beberapa manfaat yang bisa anda peroleh ketika menghubungkan twitter dengan facebook diantaranya adalah setiap anda update status di Twitter maka akan otomatis terupdate pula di Facebook dan akun Twitter anda juga akan dikenal oleh sobat-sobat anda di Facebook. Menarik kan?
Oke, langsung saja kita bahas cara menghubungkan twitter ke facebook berikut ini:
  1. Klik atau masuk ke link ini: http://apps.facebook.com/twitter/ 
  2. Klik “Go to your Twitter Profile Setting to start” 
  3. Anda akan dibawa kesitus Twitter dan diminta memasukkan username & password twitter 
  4. Kemudian muncul konfirmasi “allow” atau tidak dan anda pilih “allow”

Atau anda bisa juga setting langsung di akun Twitter, caranya:
  1. Log in akun Twitter 
  2. Masuk menu Setting dan masuk ke Tab Profile 
  3. Di bagian bawah cari tulisan Facebook kemudian anda akan diminta login ke akun facebook.

Untuk melihat hasilnya, anda bisa mencobanya dengan update status di Twitter, dan lihat apa yang terjadi di Facebook anda, apakah ikut terupdate juga? Kalau terupdate maka settingan anda berhasil.

Sudahkah  akun jejaring sosial anda saling berhubungan? Kalau belum silahkan terapkan cara menghubungkan twitter ke facebook  yang dijelaskan di-atas.

cara mengetahui orang yang ngestalk twitter kita :)

Udah pada tau kan stalk itu apa? kalo dalam bahasa Indonesia "stalk" itu artinya menguntit ato menurut aku kalo di twitter itu artinya yaa orang-orang yang biasanya liatin/mantauin TL orang lain. hmm kira-kira seperti itu .__. disini aku baru dapet ilmu baru yaitu cara melihat orang-orang yang suka nge-stalk TL kita ato nama lainnya itu stalker hihi.

well to the point aja ya guys, ini dia cara-caranya :
 
1. kllik alamat web ini http://www.tweepsect.com/
 
2. klik kolom warna biru yang ada tulisan "sign in with twitter"
 
3. abis gitu klik juga kolom wana biru yang bertuliskan "authorize app"
 
4. next,  wait a momment sampai nanti ada kolom kecil paling atas, disitu kita disuruh nulis twitter username kita. contoh: elsaaini. ngga usa pake "@" ya guys lalu teken kolom "Enlighten Me" yang ada disamping kolom tersebut
 
5. tunggu loadingnya laaallluuuu taaarraaaa ini dia nama-nama yang kamu butuhin.
sudah jelas kan? ^^

Oiya disana kan ada tulisan mutual, stalking, dan stalkers, kalo masi bingung maksutnya apa aku bakal jelasin singkat yaa
 
a. Mutual
Mutual itu artinya adalah acc orang yang pernah kita stalk lalu mereka juga pernah nge-stalk  acc kita, u know what i mean? ato istilah gampangnya itu saling nge-stalk
 
b. Stalking
Stalking itu artinya acc orang yang pernah kita stalk tapi mereka ngga pernah nge-stalk acc kita
 
c. Stalkers
Stalkers itu artinya acc orang yang biasanya nge-stalk TL kita, tapi kita ngga pernah nge-stalk acc mereka.

 
 
Jadi itu lah caranya guys, selamat mencoba :) semoga bermanfaat :))

Sabtu, 18 Mei 2013

Fatin Shidqia Lubis - Aku Memilih Setia


Sumpah lagu Kemenangan nya Fatin keren, bagus banget dan ngena banget ke Hati .



Fatin Shidqia Lubis - Aku Memilih Setia - Lagu Kemenangan Grand Final X Factor Indonesia 17 Mei 2013   





     


Lirik Lagu Fatin X Factor - Aku Memilih Setia

Ada banyak cara Tuhan menghadirkan cinta
Mungkin engkau adalah salah-satunya
Namun engkau datang di saat yang tidak tepat
Cintaku telah dimiliki...

Inilah akhirnya harus kuakhiri
Sebelum cintamu semakin dalam
Maafkan diriku memilih setia
Walaupun ku tahu cintamu lebih besar darinya

Maafkanlah diriku tak bisa bersamamu
Walau besar dan tulusnya rasa cintamu
Tak mungkin untuk membagi cinta tulusmu
Dan aku memilih setia...

Inilah akhirnya harus kuakhiri
Sebelum cintamu semakin dalam
Maafkan diriku memilih setia
Walaupun ku tahu cintamu lebih besar darinya
Oh ooh...

Seribu kali logika ku untuk menolak
Tapi ku tak bisa bohongi hati kecilku
Bila saja diriku ini masih sendiri
Pasti ku kan memilih kan memilih mu....

Inilah akhirnya harus kuakhiri
Sebelum cintamu semakin dalam
Maafkan diriku memilih setia
Walaupun ku tahu cintamu ooh...
Walaupun ku tahu cintamu
Lebih besar daaaa...darinya